Teori Pengkondisian Klasik Ivan Pavlov - Pdt. Gerry Atje

    Social Items

Teori Ivan Pavlov: Pengkondisian Klasik
Teori Pengkondisian Klasik Ivan Pavlov — Ivan Petrovich Pavlov (1849-1936) adalah seorang behavioristik terkenal dengan teori pengkondisian asosiatif stimulus-respons dan hal ini yang dikenang darinya hingga kini. Classic conditioning (pengkondisian klasik) adalah proses yang ditemukan Pavlov melalui percobaannya terhadap anjing, dimana perangsang asli dan netral dipasangkan dengan stimulus bersyarat secara berulang-ulang sehingga memunculkan reaksi yang diinginkan.

pengkondisian klasik sebelum dan sesudah

Penelitian Pavlov mencakup empat hal yang disebutkan di bawah ini, yaitu:

Gambar pertama. Pada kondisi awal, anjing yang diberikan makanan (UCS - Unconditioned Stimulus) maka anjing akan mengeluarkan air liur (UCR - Unconditioned Response).

Gambar kedua. Selanjutnya dalam kondisi berbeda, anjing diperdengarkan lonceng dan tidak merespon apa-apa, juga tidak mengeluarkan air liur.

Gambar ketiga. Pada tahapan ini anjing diberikan sebuah makanan (UCS - Unconditioned Stimulus) setelah diberikan bunyi lonceng (CS - Conditioned Stimulus) terlebih dahulu, sehingga anjing akan mengeluarkan air liur (UCR - Unconditioned Response) akibat dari pemberian makanan seperti yang terjadi di gambar 1. Perbedaannya di tahapan ini, lonceng dibunyikan bersamaan dengan pemberian makanan.

Gambar keempat. Setelah tahapan pada gambar 3 dilakukan secara berulang-ulang, maka ketika anjing mendengar bunyi bel (CS - Conditioned Stimulus) tanpa diberikan makanan, secara otonom anjing akan memberikan respon berupa keluarnya air liur dari mulutnya (CR - Conditioned Response).

Sebentar lagi Natal tiba, teori Pavlov banyak menjelaskan kondisi-kondisi tertentu yang dibentuk karena faktor pengulangan yang mengkondisikan seseorang. Apabila ada seseorang yang menganggap Natal pasti baju dan sepatu baru, itupun saya kira termasuk dalam pengkondisian klasik. (GA - dari berbagai sumber)
Sumber gambar: Pixabay

Teori Pengkondisian Klasik Ivan Pavlov

Teori Ivan Pavlov: Pengkondisian Klasik
Teori Pengkondisian Klasik Ivan Pavlov — Ivan Petrovich Pavlov (1849-1936) adalah seorang behavioristik terkenal dengan teori pengkondisian asosiatif stimulus-respons dan hal ini yang dikenang darinya hingga kini. Classic conditioning (pengkondisian klasik) adalah proses yang ditemukan Pavlov melalui percobaannya terhadap anjing, dimana perangsang asli dan netral dipasangkan dengan stimulus bersyarat secara berulang-ulang sehingga memunculkan reaksi yang diinginkan.

pengkondisian klasik sebelum dan sesudah

Penelitian Pavlov mencakup empat hal yang disebutkan di bawah ini, yaitu:

Gambar pertama. Pada kondisi awal, anjing yang diberikan makanan (UCS - Unconditioned Stimulus) maka anjing akan mengeluarkan air liur (UCR - Unconditioned Response).

Gambar kedua. Selanjutnya dalam kondisi berbeda, anjing diperdengarkan lonceng dan tidak merespon apa-apa, juga tidak mengeluarkan air liur.

Gambar ketiga. Pada tahapan ini anjing diberikan sebuah makanan (UCS - Unconditioned Stimulus) setelah diberikan bunyi lonceng (CS - Conditioned Stimulus) terlebih dahulu, sehingga anjing akan mengeluarkan air liur (UCR - Unconditioned Response) akibat dari pemberian makanan seperti yang terjadi di gambar 1. Perbedaannya di tahapan ini, lonceng dibunyikan bersamaan dengan pemberian makanan.

Gambar keempat. Setelah tahapan pada gambar 3 dilakukan secara berulang-ulang, maka ketika anjing mendengar bunyi bel (CS - Conditioned Stimulus) tanpa diberikan makanan, secara otonom anjing akan memberikan respon berupa keluarnya air liur dari mulutnya (CR - Conditioned Response).

Sebentar lagi Natal tiba, teori Pavlov banyak menjelaskan kondisi-kondisi tertentu yang dibentuk karena faktor pengulangan yang mengkondisikan seseorang. Apabila ada seseorang yang menganggap Natal pasti baju dan sepatu baru, itupun saya kira termasuk dalam pengkondisian klasik. (GA - dari berbagai sumber)
Sumber gambar: Pixabay

Terimakasih sudah membaca artikel di blog ini. Sahabat dapat menerima artikel terbaru langsung melalui email dengan mendaftarkan email Sahabat di kotak subscribe. Tuhan memberkati selalu.


Load comments

Terima Renungan Terbaru Melalui Email