Zefanya 3:1-20 | Allah Bergirang karena ... - Pdt. Gerry Atje

    Social Items

jesus smile
Sepertinya kita semua kenal dengan lagu Sekolah Minggu ini ..
+ Saya bergirang - Mengapa kau bergirang? + Saya bergirang - Apa sebabnya? + Saya bergirang - C'ritakan pada saya? Kar'na saya Anak Tuhan! Sekarang ku s'lalu bergirang .. bernyanyi sambil bertepuk tangan ... Tak lupa ku puji nama Tuhan .. siang malam ku s'lalu bergirang!

gak seru ah kalau nyanyinya sendirian ..
coba sama-sama kita nyanyi ...

Kita sebagai orang percaya -Anak Tuhan- kalau kita bergirang itu mah biasa ... gak susah membayangkan ada seorang yang percaya hari ini yang sedang bergirang ... dan gak terlalu susah juga menemukan alasan yang membuat kenapa dia bergirang hari ini ...

Akan tetapi,
kalau kita membayangkan Allah yang bergirang mungkin gak ya??? Apa yang akan dilakukan oleh Dia sewaktu Dia meluapkan kegirangan-Nya itu?? Lonjak-lonjak? nyanyi sambil tepuk tangan? teriak-teriak kesenengan??

Zefanya 3:17
TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,

Allah bergirang ... Karena kita!!!

Hari ini kita mau merenungkan tentang hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan Allah bergirang karena kita ... Bahan kita memang dari ayat 9 ... tapi ijinkan saya untuk mengulas perikop kita ini mulai dari ayat 1 dan saya menemukan ada 3 alasan yang membuat Allah kegirangan karena kita ...

Yang pertama,
Allah telah memberikan banyak hal kepada kita:
  • Pekerjaan, sekolah
  • "ah tapi saya kan belum kerja nih dari 5 tahun yang lalu ..." Oh Allah memberikan keluarga yang tak henti-hentinya setia dan mendukung dan mendorong kita untuk tetap maju dan berjuang menemukan apa yang disediakan Tuhan untuk hidup kita
  • Pelayanan di tengah jemaat, masyarakat, keluarga
Inilah dia alasan pertama Dia bergirang karena kita:

Jika Dia melihat kita ini betul-betul menjawab kepercayaan
yang sudah diberikan-Nya itu!
  • bekerja dengan sepenuh hati
  • berjuang mencari pekerjaan tak pernah patah semangat
  • sekolah yang giat
  • punya cita-cita membangun kehidupan keluarga
  • memberikan pelayanan yang terbaik bagi Tuhan di keluarga, jemaat dan masyarakat
dan kalau itu terjadi dalam hidup kita ... betapa bergirangnya Allah melihat hidup kita ini!
"Hey .. hey ... hey ... lihat Gerry dan keluarganya itu ... mereka sudah hidup 50 tahun dan tetap setia melayani lho!!"
"Oh .. luar biasa ... lihat Gerry yang belum dapat kerjaan itu dari 2 tahun yang lalu .. tapi dia gak pernah berhenti berjuang dan tetep semangat untuk menemukan apa yang Ku sediakan bagi dia!"
*narsis.com ya

Sayangnya .. hal inilah yang tidak terjadi dalam kehidupan Israel waktu itu!
Ayat 1-5
Celakalah si pemberontak dan si cemar, hai kota yang penuh penindasan!
Ia tidak mau mendengarkan teguran siapapun dan tidak mempedulikan kecaman; kepada TUHAN ia tidak percaya dan kepada Allahnya ia tidak menghadap.
Para pemukanya di tengah-tengahnya adalah singa yang mengaum; para hakimnya adalah serigala pada waktu malam yang tidak meninggalkan apapun sampai pagi hari.
Para nabinya adalah orang-orang ceroboh dan pengkhianat; para imamnya menajiskan apa yang kudus, memperkosa hukum Taurat.
Tetapi TUHAN adil di tengah-tengahnya, tidak berbuat kelaliman. Pagi demi pagi Ia memberi hukum-Nya; itu tidak pernah ketinggalan pada waktu fajar. Tetapi orang lalim tidak kenal malu!

Apa yang terjadi?
  • Israel diberi kepercayaan
  • Israel diberi berkat yang tak pernah kurang ..
Tapi, apa yang mereka balas? Nol besar!

Alasan yang kedua,
Yang membuat Allah bergirang karena kita adalah ...
Allah akan bergirang jika Allah tahu bahwa
kita ini mau dan bisa belajar dari
kesalahan-kesalahan pengalaman masa lalu kita

bu pendeta dulu pernah pake istilah TOMPEL & TOMAT, tobat nempel atau tobat kumat, ... Nah yang TOMPEL ini yang akan membuat Allah bergirang karena kita.

Dan sekali lagi sayangnya hal ini gak terjadi juga pada Israel waktu itu ...
Ayat 6-7
"Aku telah melenyapkan bangsa-bangsa; menara-menara penjuru mereka telah musnah. Aku telah merusakkan jalan-jalannya, sehingga tidak ada orang yang lewat. Kota-kota mereka telah ditanduskan, sehingga tidak ada orang dan tidak ada penduduk.
Aku sangka: Tentulah ia sekarang akan takut kepada-Ku, akan mempedulikan kecaman dan segala yang Kutugaskan kepadanya tidak akan lenyap dari penglihatannya. Tetapi sesungguhnya mereka makin giat menjadikan busuk perbuatan mereka.
  • berulang kali Allah mendidik Israel, Israel tobat tapi kumat lagi ... TOMAT lagi TOMAT lagi ... diulangin lagi .. diulangin lagi kesalahan yang sama .. jatuh di lubang yang sama untuk yang ke 100 kalinya ... Siapa yang gak geram dengan kenyataan seperti itu???
Jadi bukannya naik kelas istilah sekolahannya ... Allah justru ingin mendidik Israel waktu itu justru dengan cara turun kelas: bangsa yang merdeka, yang nantinya akan dijajah dan dibuang lagi!

Dan alasan yang terakhir adalah ... yang paling sulit mungkin ...
Ayat 9-20 (biar gak kepanjangan klik link Alkitab nya aja yah ...)

Tetapi sesudah itu
  1. Keadaan jebloknya Israel
  2. Allah yang mendidik
  3. Allah yang mau menyelamatkan

Coba kita lihat Zefanya 1:1
Firman TUHAN yang datang kepada Zefanya bin Kusyi bin Gedalya bin Amarya bin Hizkia dalam zaman Yosia bin Amon, raja Yehuda.

Ini luar biasa!!! Zaman kerajaan lho Israel waktu itu!!!

Itu artinya Allah berbicara tentang 2 masa yang ada jauh di depan Israel ... Israel belum menjalani masa itu!!! Akan tetapi Allah sudah membeberkan rencana baik-Nya itu kepada mereka

Alasan yang ketiga yang membuat Allah bergirang adalah

Allah akan bergirang jika kita selalu menyadari bahwa apa yang diperbuat Allah itu - yang telah, yang sedang dan yang akan - dirancang oleh Allah itu semua adalah untuk kebaikan masa depan hidup kita!!

Sulit? Ya sulit atuh! Memahami keterpurukan masa kini kita sebagai bagian dari cara Allah mendidik dan mengajar hidup kita itu susah nya bukan main!

Tapi ... kalau kita mau dan mampu memaknai itu semua bahwa inilah cara Tuhan mendidik kita menjadi orang yang lebih baik ... jaminan Tuhan satu bagi kita ...

Bahwa di masa yang akan datang, bukan hanya Allah yang melompat kegirangan, melainkan kita juga akan melompat kegirangan bersama Dia setelah kita mengetahui semua maksud baik yang Tuhan mau tunjukkan bagi hidup kita ... Kita bersama Tuhan akan melompat kegirangan karena kita mampu melewati semua bentuk pendidikan dari-Nya itu dan menemukan bahwa memang rancangan-Nya adalah rancangan yang mau membawa kita menjadi orang yang lebih baik lagi di masa depan!

Zefanya 3:1-20 | Allah Bergirang karena ...

jesus smile
Sepertinya kita semua kenal dengan lagu Sekolah Minggu ini ..
+ Saya bergirang - Mengapa kau bergirang? + Saya bergirang - Apa sebabnya? + Saya bergirang - C'ritakan pada saya? Kar'na saya Anak Tuhan! Sekarang ku s'lalu bergirang .. bernyanyi sambil bertepuk tangan ... Tak lupa ku puji nama Tuhan .. siang malam ku s'lalu bergirang!

gak seru ah kalau nyanyinya sendirian ..
coba sama-sama kita nyanyi ...

Kita sebagai orang percaya -Anak Tuhan- kalau kita bergirang itu mah biasa ... gak susah membayangkan ada seorang yang percaya hari ini yang sedang bergirang ... dan gak terlalu susah juga menemukan alasan yang membuat kenapa dia bergirang hari ini ...

Akan tetapi,
kalau kita membayangkan Allah yang bergirang mungkin gak ya??? Apa yang akan dilakukan oleh Dia sewaktu Dia meluapkan kegirangan-Nya itu?? Lonjak-lonjak? nyanyi sambil tepuk tangan? teriak-teriak kesenengan??

Zefanya 3:17
TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,

Allah bergirang ... Karena kita!!!

Hari ini kita mau merenungkan tentang hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan Allah bergirang karena kita ... Bahan kita memang dari ayat 9 ... tapi ijinkan saya untuk mengulas perikop kita ini mulai dari ayat 1 dan saya menemukan ada 3 alasan yang membuat Allah kegirangan karena kita ...

Yang pertama,
Allah telah memberikan banyak hal kepada kita:
  • Pekerjaan, sekolah
  • "ah tapi saya kan belum kerja nih dari 5 tahun yang lalu ..." Oh Allah memberikan keluarga yang tak henti-hentinya setia dan mendukung dan mendorong kita untuk tetap maju dan berjuang menemukan apa yang disediakan Tuhan untuk hidup kita
  • Pelayanan di tengah jemaat, masyarakat, keluarga
Inilah dia alasan pertama Dia bergirang karena kita:

Jika Dia melihat kita ini betul-betul menjawab kepercayaan
yang sudah diberikan-Nya itu!
  • bekerja dengan sepenuh hati
  • berjuang mencari pekerjaan tak pernah patah semangat
  • sekolah yang giat
  • punya cita-cita membangun kehidupan keluarga
  • memberikan pelayanan yang terbaik bagi Tuhan di keluarga, jemaat dan masyarakat
dan kalau itu terjadi dalam hidup kita ... betapa bergirangnya Allah melihat hidup kita ini!
"Hey .. hey ... hey ... lihat Gerry dan keluarganya itu ... mereka sudah hidup 50 tahun dan tetap setia melayani lho!!"
"Oh .. luar biasa ... lihat Gerry yang belum dapat kerjaan itu dari 2 tahun yang lalu .. tapi dia gak pernah berhenti berjuang dan tetep semangat untuk menemukan apa yang Ku sediakan bagi dia!"
*narsis.com ya

Sayangnya .. hal inilah yang tidak terjadi dalam kehidupan Israel waktu itu!
Ayat 1-5
Celakalah si pemberontak dan si cemar, hai kota yang penuh penindasan!
Ia tidak mau mendengarkan teguran siapapun dan tidak mempedulikan kecaman; kepada TUHAN ia tidak percaya dan kepada Allahnya ia tidak menghadap.
Para pemukanya di tengah-tengahnya adalah singa yang mengaum; para hakimnya adalah serigala pada waktu malam yang tidak meninggalkan apapun sampai pagi hari.
Para nabinya adalah orang-orang ceroboh dan pengkhianat; para imamnya menajiskan apa yang kudus, memperkosa hukum Taurat.
Tetapi TUHAN adil di tengah-tengahnya, tidak berbuat kelaliman. Pagi demi pagi Ia memberi hukum-Nya; itu tidak pernah ketinggalan pada waktu fajar. Tetapi orang lalim tidak kenal malu!

Apa yang terjadi?
  • Israel diberi kepercayaan
  • Israel diberi berkat yang tak pernah kurang ..
Tapi, apa yang mereka balas? Nol besar!

Alasan yang kedua,
Yang membuat Allah bergirang karena kita adalah ...
Allah akan bergirang jika Allah tahu bahwa
kita ini mau dan bisa belajar dari
kesalahan-kesalahan pengalaman masa lalu kita

bu pendeta dulu pernah pake istilah TOMPEL & TOMAT, tobat nempel atau tobat kumat, ... Nah yang TOMPEL ini yang akan membuat Allah bergirang karena kita.

Dan sekali lagi sayangnya hal ini gak terjadi juga pada Israel waktu itu ...
Ayat 6-7
"Aku telah melenyapkan bangsa-bangsa; menara-menara penjuru mereka telah musnah. Aku telah merusakkan jalan-jalannya, sehingga tidak ada orang yang lewat. Kota-kota mereka telah ditanduskan, sehingga tidak ada orang dan tidak ada penduduk.
Aku sangka: Tentulah ia sekarang akan takut kepada-Ku, akan mempedulikan kecaman dan segala yang Kutugaskan kepadanya tidak akan lenyap dari penglihatannya. Tetapi sesungguhnya mereka makin giat menjadikan busuk perbuatan mereka.
  • berulang kali Allah mendidik Israel, Israel tobat tapi kumat lagi ... TOMAT lagi TOMAT lagi ... diulangin lagi .. diulangin lagi kesalahan yang sama .. jatuh di lubang yang sama untuk yang ke 100 kalinya ... Siapa yang gak geram dengan kenyataan seperti itu???
Jadi bukannya naik kelas istilah sekolahannya ... Allah justru ingin mendidik Israel waktu itu justru dengan cara turun kelas: bangsa yang merdeka, yang nantinya akan dijajah dan dibuang lagi!

Dan alasan yang terakhir adalah ... yang paling sulit mungkin ...
Ayat 9-20 (biar gak kepanjangan klik link Alkitab nya aja yah ...)

Tetapi sesudah itu
  1. Keadaan jebloknya Israel
  2. Allah yang mendidik
  3. Allah yang mau menyelamatkan

Coba kita lihat Zefanya 1:1
Firman TUHAN yang datang kepada Zefanya bin Kusyi bin Gedalya bin Amarya bin Hizkia dalam zaman Yosia bin Amon, raja Yehuda.

Ini luar biasa!!! Zaman kerajaan lho Israel waktu itu!!!

Itu artinya Allah berbicara tentang 2 masa yang ada jauh di depan Israel ... Israel belum menjalani masa itu!!! Akan tetapi Allah sudah membeberkan rencana baik-Nya itu kepada mereka

Alasan yang ketiga yang membuat Allah bergirang adalah

Allah akan bergirang jika kita selalu menyadari bahwa apa yang diperbuat Allah itu - yang telah, yang sedang dan yang akan - dirancang oleh Allah itu semua adalah untuk kebaikan masa depan hidup kita!!

Sulit? Ya sulit atuh! Memahami keterpurukan masa kini kita sebagai bagian dari cara Allah mendidik dan mengajar hidup kita itu susah nya bukan main!

Tapi ... kalau kita mau dan mampu memaknai itu semua bahwa inilah cara Tuhan mendidik kita menjadi orang yang lebih baik ... jaminan Tuhan satu bagi kita ...

Bahwa di masa yang akan datang, bukan hanya Allah yang melompat kegirangan, melainkan kita juga akan melompat kegirangan bersama Dia setelah kita mengetahui semua maksud baik yang Tuhan mau tunjukkan bagi hidup kita ... Kita bersama Tuhan akan melompat kegirangan karena kita mampu melewati semua bentuk pendidikan dari-Nya itu dan menemukan bahwa memang rancangan-Nya adalah rancangan yang mau membawa kita menjadi orang yang lebih baik lagi di masa depan!

Terimakasih sudah membaca renungan di blog ini. Sahabat dapat menerima renungan langsung melalui email dengan mendaftarkan email Sahabat di kotak subscribe. Tuhan memberkati selalu.


SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER