Markus 7:31-37 | Belas Kasih yang Menyembuhkan - Pdt. Gerry Atje

    Social Items

Belas Kasih yang Menyembuhkan
Markus 7:31-37


Selalu ... sewaktu saya membaca cerita tentang Yesus yang menyembuhkan, Yesus yang menolong orang yang keluar dari masalahnya, ketakutannya, rasa bersalahnya ... bahkan kalau membuka cerita tentang Yesus yang membangkitkan orang mati .. Langsung saya biasanya kepikiran:
"Wah betapa enaknya mereka-mereka yang hidup sezaman dengan Yesus! Mungkin saya gak akan kehilangan om saya, kalau saya hidup sezaman dengan Yesus dahulu ... Mungkin teman saya yang memiliki masalah sama dengan orang yang ada di teks kita hari ini juga sudah sembuh kalau hidup di zaman Yesus dahulu!"

Itu sebabnya kenapa orang-orang di zaman sekarang pun biasanya akan datang berbondong-bondong kalau mereka mendengar tentang KKR Penyembuhan Ilahi!!! - datang dan nikmati kuasa-Nya yang ajaib!! - ... Gak salah sama sekali, sebab kita semua percaya pasti bahwa karya Tuhan yang luar biasa itu dari dulu sampai sekarang masih tetap dan akan selalu berlangsung!

Masalahnya cuma satu: Kalau kita hanya memahami bahwa karya Tuhan yang luar biasa itu hanya terjadi ketika TUhan "menyembuhkan" ... menurut saya itu dia masalahnya.

Lah .. kalau Tuhan ternyata tidak mengangkat sakit-penyakit kita itu gmana dunk???
"Wah ini bukti Tuhan gak sayang nih ... Tuhan gak punya belas kasihan sama aku nih!"

Yang lebih repot lagi adalah kalau mulai ada anggapan-anggapan yang berkata:
"Ini gak sembuh karena iman kamu yang kecil nih ... banyak setannya!!!"
Ngeri amat dibilang (atau lebih tepatnya di-judge kayak gitu) ...

Dalam pembacaan Alkitab kita hari ini kita melihat salah satu cara Allah dalam menunjukkan belas kasih-Nya yang menyembuhkan!!
Saya cari-cari kata belas kasih di teks kita ternyata gak ada lho .. baru ada di pasal 8:2
"Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan."

Yang menarik adalah kata yang dipakai untuk menunjukkan "belas kasihan" dalam bahasa Yunani nya adalah splangkh-nid'-zom-ahee ....

Kata itu kemudian digunakan oleh ilmu kedokteran masa kini (info ini saya baca dari buku) untuk merujuk kepada satu ilmu ... yaitu ilmu yang mempelajari rongga perut!

Itu artinya ... Yesus merasakan apa yang dirasakan oleh orang-orang yang lapar di pasal 8 ... dan itu juga berarti Yesus juga merasakan apa yang dirasakan oleh orang yang bisu-tuli itu dalam perikop kita hari ini: penderitaannya, sakitnya, semua beban hidupnya ... Dan Tuhan menyembuhkan, mengangkat sakit penyakitnya itu!

Tantangan kita hari ini satu:
ayat 37
Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."

Lihat reaksi sewaktu Tuhan menunjukkan salah satu cara-Nya berbelas kasihan yang menyembuhkan itu ... Mereka takjub, tercengang, dan berkata hebat tentang karya-Nya itu!

Apakah ketakjuban yang sama, ketercengangan yang sama dan perkataan yang sama juga akan keluar dari hati dan mulut kita ... meskipun mungkin cara Tuhan menyatakan belas kasihan-Nya itu tidak seperti yang kita bayangkan atau harapkan???

Kita ingin sembuh, sehat ... akan tetapi ternyata Tuhan dengan belas kasihan-Nya yang sama, justru tetep kasih tuh penyakit ada dalam hidup kita ... misalnya.

Saya mau mengajak kita untuk melihat satu kisah nyata ... tokoh Alkitab yang dia tidak disembuhkan Tuhan dari sakit penyakitnya ... akan tetapi justru di saat itulah dia menjadi semakin menyadari bahwa belas kasih Tuhan yang menyembuhkan dirinya itu tetap terjadi meski dalam keadaan sakit seperti itu ...

II Korintus 12:7-10
Keadaan tubuh mungkin tetap sakit ... akan tetapi Tuhan menyembuhkan juga lho! Apa yang disembuhkan oleh Tuhan? Hati! Dari yang kuatir, tidak bisa bersukacita ... DISEMBUHKAN OLEH-NYA menjadi hati yang tenang, percaya dan bersukacita!

Dan pada akhirnya .. baik Paulus maupun orang yang 'mantan' sakit buta-tuli dalam pembacaan Alkitab kita hari ini pun bisa menceritakan kepada banyak orang lainnya tentang perbuatan kasih Tuhan yang telah 'menyembuhkan' diri mereka dengan cara-Nya masing-masing.

Saya percaya kita semua bisa merasakan belas kasihan Allah yang senantiasa mau menyembuhkan setiap kita ...

Kuncinya gampang-gampang susah: Mulai menerima apa yang sedang terjadi dalam hidup kita ini dan percaya bahwa ada rencana Tuhan yang baik yang sedang dan mau Dia tunjukkan dalam hidup kita.

Bahasa lagunya mungkin begini:
"Syukuri apa yang ada ... Hidup adalah anugrah ..
tetap jalani hidup ini ... Melakukan yang terbaik ...
"

Markus 7:31-37 | Belas Kasih yang Menyembuhkan

Belas Kasih yang Menyembuhkan
Markus 7:31-37


Selalu ... sewaktu saya membaca cerita tentang Yesus yang menyembuhkan, Yesus yang menolong orang yang keluar dari masalahnya, ketakutannya, rasa bersalahnya ... bahkan kalau membuka cerita tentang Yesus yang membangkitkan orang mati .. Langsung saya biasanya kepikiran:
"Wah betapa enaknya mereka-mereka yang hidup sezaman dengan Yesus! Mungkin saya gak akan kehilangan om saya, kalau saya hidup sezaman dengan Yesus dahulu ... Mungkin teman saya yang memiliki masalah sama dengan orang yang ada di teks kita hari ini juga sudah sembuh kalau hidup di zaman Yesus dahulu!"

Itu sebabnya kenapa orang-orang di zaman sekarang pun biasanya akan datang berbondong-bondong kalau mereka mendengar tentang KKR Penyembuhan Ilahi!!! - datang dan nikmati kuasa-Nya yang ajaib!! - ... Gak salah sama sekali, sebab kita semua percaya pasti bahwa karya Tuhan yang luar biasa itu dari dulu sampai sekarang masih tetap dan akan selalu berlangsung!

Masalahnya cuma satu: Kalau kita hanya memahami bahwa karya Tuhan yang luar biasa itu hanya terjadi ketika TUhan "menyembuhkan" ... menurut saya itu dia masalahnya.

Lah .. kalau Tuhan ternyata tidak mengangkat sakit-penyakit kita itu gmana dunk???
"Wah ini bukti Tuhan gak sayang nih ... Tuhan gak punya belas kasihan sama aku nih!"

Yang lebih repot lagi adalah kalau mulai ada anggapan-anggapan yang berkata:
"Ini gak sembuh karena iman kamu yang kecil nih ... banyak setannya!!!"
Ngeri amat dibilang (atau lebih tepatnya di-judge kayak gitu) ...

Dalam pembacaan Alkitab kita hari ini kita melihat salah satu cara Allah dalam menunjukkan belas kasih-Nya yang menyembuhkan!!
Saya cari-cari kata belas kasih di teks kita ternyata gak ada lho .. baru ada di pasal 8:2
"Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan."

Yang menarik adalah kata yang dipakai untuk menunjukkan "belas kasihan" dalam bahasa Yunani nya adalah splangkh-nid'-zom-ahee ....

Kata itu kemudian digunakan oleh ilmu kedokteran masa kini (info ini saya baca dari buku) untuk merujuk kepada satu ilmu ... yaitu ilmu yang mempelajari rongga perut!

Itu artinya ... Yesus merasakan apa yang dirasakan oleh orang-orang yang lapar di pasal 8 ... dan itu juga berarti Yesus juga merasakan apa yang dirasakan oleh orang yang bisu-tuli itu dalam perikop kita hari ini: penderitaannya, sakitnya, semua beban hidupnya ... Dan Tuhan menyembuhkan, mengangkat sakit penyakitnya itu!

Tantangan kita hari ini satu:
ayat 37
Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."

Lihat reaksi sewaktu Tuhan menunjukkan salah satu cara-Nya berbelas kasihan yang menyembuhkan itu ... Mereka takjub, tercengang, dan berkata hebat tentang karya-Nya itu!

Apakah ketakjuban yang sama, ketercengangan yang sama dan perkataan yang sama juga akan keluar dari hati dan mulut kita ... meskipun mungkin cara Tuhan menyatakan belas kasihan-Nya itu tidak seperti yang kita bayangkan atau harapkan???

Kita ingin sembuh, sehat ... akan tetapi ternyata Tuhan dengan belas kasihan-Nya yang sama, justru tetep kasih tuh penyakit ada dalam hidup kita ... misalnya.

Saya mau mengajak kita untuk melihat satu kisah nyata ... tokoh Alkitab yang dia tidak disembuhkan Tuhan dari sakit penyakitnya ... akan tetapi justru di saat itulah dia menjadi semakin menyadari bahwa belas kasih Tuhan yang menyembuhkan dirinya itu tetap terjadi meski dalam keadaan sakit seperti itu ...

II Korintus 12:7-10
Keadaan tubuh mungkin tetap sakit ... akan tetapi Tuhan menyembuhkan juga lho! Apa yang disembuhkan oleh Tuhan? Hati! Dari yang kuatir, tidak bisa bersukacita ... DISEMBUHKAN OLEH-NYA menjadi hati yang tenang, percaya dan bersukacita!

Dan pada akhirnya .. baik Paulus maupun orang yang 'mantan' sakit buta-tuli dalam pembacaan Alkitab kita hari ini pun bisa menceritakan kepada banyak orang lainnya tentang perbuatan kasih Tuhan yang telah 'menyembuhkan' diri mereka dengan cara-Nya masing-masing.

Saya percaya kita semua bisa merasakan belas kasihan Allah yang senantiasa mau menyembuhkan setiap kita ...

Kuncinya gampang-gampang susah: Mulai menerima apa yang sedang terjadi dalam hidup kita ini dan percaya bahwa ada rencana Tuhan yang baik yang sedang dan mau Dia tunjukkan dalam hidup kita.

Bahasa lagunya mungkin begini:
"Syukuri apa yang ada ... Hidup adalah anugrah ..
tetap jalani hidup ini ... Melakukan yang terbaik ...
"

Terimakasih sudah membaca renungan di blog ini. Sahabat dapat menerima renungan langsung melalui email dengan mendaftarkan email Sahabat di kotak subscribe. Tuhan memberkati selalu.


SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER