Lukas 8:48 | Imanmu yang Menyelamatkan - Pdt. Gerry Atje

    Social Items

imanmu menyelamatkanmu
Maka kata-Nya kepada perempuan itu:
"Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau,
pergilah dengan selamat
!"

Lukas 8:48

Melihat perjalanan kehidupan ibu, terutama ketika ibu jatuh sakit 1 tahun yang lalu ... Bagi saya nampak jelas bahwa ada sesuatu yang Tuhan mau tunjukkan dan katakan ... bukan hanya kepada almarhumah ibu, keluarga yang saat ini berduka ... tapi juga kepada kita semua.

Dengan kondisi ginjal yang di vonis hanya berfungsi 3% dari awal sakit ibu tahun yang lalu, hingga tiba waktunya sekarang Tuhan memanggil pulang ibu ... Ada satu hal yang Tuhan telah kerjakan melalui ibu kita ...

Tuhan menghancurkan perkiraan medis atau orang-orang yang berpikir "bagaimana mungkin bertahan dengan kondisi ginjal yang seperti ini?"

Perkataan Tuhan Yesus saya kira adalah kunci yang menjelaskan mengapa ibu mampu bertahan sampai akhir dan menghancurkan prediksi medis itu ...

Imanmu Telah Menyelamatkan

Apa yang ibu percayai dan imani ... atau lebih tepatnya Siapa yang ibu telah imani di sepanjang hidupnya itu adalah pribadi yang telah membuat ibu mampu bertahan dalam kondisi sakit yang luar biasa.

Bahkan lebih dari itu ... sekarang Tuhan bebaskan ibu dari sakitnya dan menyambutnya di Sorga dengan mengatakan hal yang sama:

Imanmu Telah Menyelamatkan

Sahabat, bagaimana dengan hidup kita sekarang?
Zaman makin rumit ... mengandalkan semangat juang saja rasanya tidak akan cukup. Kenapa? Karena ada saja hal-hal di luar sana yang pasti muncul dan itu diluar jangkauan pemikiran kita.

Dan sewaktu segala sesuatu menjadi tidak mungkin bagi kita ... Ingatlah, bahwa akan ada selalu Pribadi yang sayang dan berkata kepada kita:

"Segala sesuatunya itu Mungkin ... Tidak ada yang Mustahil!"

Hanya satu yang Dia minta kepada kita: Sikap Iman kita kepada-Nya.

Buat saya, kehidupan ibu telah membuktikan hal itu: Ibu telah berjuang di dalam iman pada Dia, di sepanjang hidup ibu dan di masa-masa jatuh sakitnya ibu. Ibu juga telah merasakan karya Dia nyata dalam hidup ibu, dan akhirnya sekarang ... Ibu di sambut oleh Dia untuk menikmati kehidupan kekal di Sorga.

Selamat jalan ibu, sampai berjumpa lagi di Sorga kelak.

[Kotbah Kedukaan]

Lukas 8:48 | Imanmu yang Menyelamatkan

imanmu menyelamatkanmu
Maka kata-Nya kepada perempuan itu:
"Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau,
pergilah dengan selamat
!"

Lukas 8:48

Melihat perjalanan kehidupan ibu, terutama ketika ibu jatuh sakit 1 tahun yang lalu ... Bagi saya nampak jelas bahwa ada sesuatu yang Tuhan mau tunjukkan dan katakan ... bukan hanya kepada almarhumah ibu, keluarga yang saat ini berduka ... tapi juga kepada kita semua.

Dengan kondisi ginjal yang di vonis hanya berfungsi 3% dari awal sakit ibu tahun yang lalu, hingga tiba waktunya sekarang Tuhan memanggil pulang ibu ... Ada satu hal yang Tuhan telah kerjakan melalui ibu kita ...

Tuhan menghancurkan perkiraan medis atau orang-orang yang berpikir "bagaimana mungkin bertahan dengan kondisi ginjal yang seperti ini?"

Perkataan Tuhan Yesus saya kira adalah kunci yang menjelaskan mengapa ibu mampu bertahan sampai akhir dan menghancurkan prediksi medis itu ...

Imanmu Telah Menyelamatkan

Apa yang ibu percayai dan imani ... atau lebih tepatnya Siapa yang ibu telah imani di sepanjang hidupnya itu adalah pribadi yang telah membuat ibu mampu bertahan dalam kondisi sakit yang luar biasa.

Bahkan lebih dari itu ... sekarang Tuhan bebaskan ibu dari sakitnya dan menyambutnya di Sorga dengan mengatakan hal yang sama:

Imanmu Telah Menyelamatkan

Sahabat, bagaimana dengan hidup kita sekarang?
Zaman makin rumit ... mengandalkan semangat juang saja rasanya tidak akan cukup. Kenapa? Karena ada saja hal-hal di luar sana yang pasti muncul dan itu diluar jangkauan pemikiran kita.

Dan sewaktu segala sesuatu menjadi tidak mungkin bagi kita ... Ingatlah, bahwa akan ada selalu Pribadi yang sayang dan berkata kepada kita:

"Segala sesuatunya itu Mungkin ... Tidak ada yang Mustahil!"

Hanya satu yang Dia minta kepada kita: Sikap Iman kita kepada-Nya.

Buat saya, kehidupan ibu telah membuktikan hal itu: Ibu telah berjuang di dalam iman pada Dia, di sepanjang hidup ibu dan di masa-masa jatuh sakitnya ibu. Ibu juga telah merasakan karya Dia nyata dalam hidup ibu, dan akhirnya sekarang ... Ibu di sambut oleh Dia untuk menikmati kehidupan kekal di Sorga.

Selamat jalan ibu, sampai berjumpa lagi di Sorga kelak.

[Kotbah Kedukaan]

Terimakasih sudah membaca renungan di blog ini. Sahabat dapat menerima renungan langsung melalui email dengan mendaftarkan email Sahabat di kotak subscribe. Tuhan memberkati selalu.


SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER