Liturgi Khusus Minggu 22 Maret 2020

KETERANGAN LINK GAMBAR

AJAKAN BERIBADAH

Ayah :

Marilah kita menyiapkan hati dan pikiran kita untuk memulai ibadah pada hari ini.

Ini adalah Minggu Prapaskah IV yang disebut disebut Leatare, yang berarti “Bersukacitalah!” (Yes. 66: 10). Satu lilin yang menyala menyimbolkan kehadiran Tuhan yang selalu menyertai dan melindungi kehidupan keluarga kita di tengah situasi dunia yang kita lihat dan rasakan pada hari ini. Mari kita memuji nama Tuhan karena kebaikanNya.

PUJIAN – KJ 21:1-2 Hari Minggu Hari yang Mulia

1 Hari Minggu, hari yang mulia, itu hari Tuhanku. Ia bawa rasa bahagia masuk dalam hatiku.

Refrein: Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh. Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh.

2 Hari Minggu hari istirahat bagi badan yang letih. Firman Tuhan turun bawa hikmat untuk hati yang sedih.

VOTUM DAN SALAM

Ayah : Kebaktian Minggu Prapaskah ini terjadi dalam nama Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus!
Semua : Amin.
Ayah : Damai sejahtera dari Allah beserta kita sekalian!
Semua : Terpujilah Tuhan.

NAS PEMBIMBING

Ibu :

Kebaktian Minggu Prapaskah IV ini bertema : Terang Kristus Bersinar Dalam Perbuatanku dengan nas pembimbing Yesaya 42:16 “Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal.”

Semua : Menyanyikan PKJ 131:1-3. ‘KU YAKIN TUHAN TUNTUN LANGKAHKU

1) ’Ku yakin Tuhan tuntun langkahku serta membuka jalan bagiku. Jika sungguh berserah dan berdoa padaNya, Tuhan membuka jalan bagiku.

2) ’Ku yakin Tuhan tuntun langkahku serta membuka jalan bagiku. ’Ku mencari wajahNya, maka malam pun cerah; Tuhan membuka jalan bagiku.

3) ’Ku yakin Tuhan tuntun langkahku serta membuka jalan bagiku. Bagi Dia hidupku, kata dan tindakanku; Tuhan membuka jalan bagiku.

LITANI PRAPASKAH

Anak : Dalam dunia yang penuh kegelapan
Semua : Tuhan, jadikanlah kami terangMu.
Anak : Bagi mereka yang dibutakan
Semua : Tuhan, celikkanlah mata hati kepedulian kami.
Anak : Biarlah terangMu bersinar dalam perbuatan kami
Semua : Supaya mereka melihat dan memuliakanMu.

PENGAKUAN DOSA

Ayah : Mari kita mengaku dosa di hadapan Allah yang Mahakudus… (Saat teduh) Tuhan, bersama-sama kami merendahkan diri di hadapanMu. Kami mengakui segala kelalaian kami, kelemahan kami, kehinaan kami, ketidaklayakan kami yang kami perbuat, pikirkan dan ucapkan. Segala hal yang tidak berkenan di hadapanMu, yang melanggar ketetapanMu, yang mengecewakanMu kami bawa dengan penuh sesal seraya memohon belas kasihanMu.Tuhan berkenanlah mengampuni dosa-dosa kami. Sudilah menyucikan hati kami dan melayakkan kami sebagai anak-anakMu. Janganlah dosa-dosa kami ini menjadi penghalang doa dan berkat kami, melainkan berkenanlah Tuhan mengampuni kami menurut kasih setiaMu yang besar. Amin.

Semua : Menyanyikan PKJ 41:1-2 - 'Ku Datang Kepadamu

1. ‘Ku datang kepadaMu, Anak Domba Allah. ‘Ku mohon pengasihan, Anak Domba Allah. Atas dosa-dosaku dan pelanggaranku. Kuduskanlah diriku, Anak Domba Allah.

2. ‘Ku datang kepadaMu, Anak Domba Allah. ‘Ku mohon pengasihan, Anak Domba Allah. Tunjukkanlah padaku jalan kebenaran. Hanya oleh rahmatmu, Anak Domba Allah.

BERITA ANUGERAH PENGAMPUNAN

Ayah : Anugerah pengampunan diberitakan bagi kita sebagaimana tertulis dalam: Efesus 1:7-8 “Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.” Demikianlah berita anugerah pengampunan bagi kita.

Semua : Syukur kepada Allah!

PEMBACAAN MAZMUR : Mazmur 23 (P3)
(Disambut dengan menyanyikan KJ 48 “Kemuliaan Bagi Bapa”)

PEMBERITAAN FIRMAN

Doa Epiklese
Pembacaan:Yohanes 9:1-7

(Setelah pembacaan Firman)
PF : Berbahagialah orang yang mendengar Firman Tuhan serta memelihara dalam hidupnya.
U : (Menyanyikan Hosiana 3 x)

Khotbah

PENGAKUAN IMAN

Kakek atau Nenek :
Marilah kita mengucapkan pengakuan iman kita bersama : “Aku percaya ...”

DOA SYAFAAT

(Doa syafaat bisa dilakukan berantai, ayah – ibu – anak – kakek/nenek, atau bisa dilakukan dengan dipimpin oleh ayah). Pokok doa: Keluarga, jemaat, bangsa dan Negara dan dunia yang sedang menghadapi pandemi virus Corona.

PERSEMBAHAN

Ibu : Marilah kita memberi persembahan syukur kita dan ingatlah Firman Tuhan berkata:“Berilah kepada Tuhan kemuliaan namaNya, bawalah persembahan dan masuklah menghadap Dia! Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan” (1 Tawarikh 16:29)

U : (Mengiringi dengan nyanyian NKB 199:1-2 Sudahkah yang Terbaik Kuberikan)

1. Sudahkah yang terbaik ‘ku berikan kepada Yesus Tuhanku? Besar pengurbananNya di Kalvari! DiharapNya terbaik dariku.

Reff Berapa yang terhilang t’lah ‘ku cari dan ‘ku lepaskan yang terbelenggu? Sudahkah yang terbaik ‘ku berikan kepada Yesus, Tuhanku?

2. Begitu banyak waktu yang terluang sedikit ‘ku b’ri bagiNya. Sebab kurang kasihku pada Yesus; mungkinkah hancur pula hatinya? Reff

Ibu : Mari kita berdoa.
Tuhan, dengan segala kerendahan hati disertai kesadaranbahwa segala yang kami miliki semuanya berasal dari padaMu. Maka saat ini kami datang menghadapMu dengan membawa persembahan yang tiada artinya dibandingkan dengan kasihMu yang besar yang senantiasa menaungi kami dalam setiap langkah kehidupan. Kiranya Engkau berkenan menerima persembahan kami ini. Ajarlah kami mensyukuri setiap berkat yang Tuhan karuniakan sekecil apapun dan jadikanlah juga kami saluran berkat bagi sesama. Amin.

PUJIAN PENGUTUSAN – KJ 457:1-2 Ya Tuhan Tiap Jam

1. Ya Tuhan, tiap jam 'ku memerlukanMu, Engkaulah yang memb'ri sejahtera penuh. Reff: Setiap jam, ya Tuhan, Dikau kuperlukan; ku datang, Jurus'lamat, berkatilah!

2. Ya Tuhan, tiap jam dampingi hambaMu; jikalau Kau dekat, enyah penggodaku. Reff:

PENGUTUSAN DAN BERKAT

Ayah : Mari kita lanjutkan kehidupan kita sambil tetap percaya bahwa Allah adalah pelindung dan sumber kesembuhan kita. Terimalah berkat Tuhan: “Dan Allah sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, kini dan selama-lamanya”
Semua : Amin, Amin, Amin ... (Dinyanyikan menurut KJ 478a)

Post a Comment