Kejadian 29:20 | Memperjuangkanmu - Pdt. Gerry Atje

    Social Items

memperjuangkanmu
Jadi bekerjalah Yakub tujuh tahun lamanya untuk mendapat Rahel itu, tetapi yang tujuh tahun itu dianggapnya seperti beberapa hari saja, karena cintanya kepada Rahel. (Kejadian 29:20)

Selamat untuk Rifky dan Debora. Hari ini apa yang telah diperjuangkan bersama-sama ternyata dibukakan jalannya dari Tuhan untuk membuka lembaran yang baru. Betul ya? Berjuangkan untuk sampai ada di sini sekarang. Saya percaya gak ada orang yang bisa sampai di jenjang pernikahan (dan seterusnya) tanpa mereka memperjuangkannya. Kalau dulu masih PDKTan, minimal berjuangnya kan lewat telepon ... minta nomer telp duluan. Syukur-syukur bisa sering ketemuan. Belum lagi menaklukkan keluarganya (bapak, ibu, adek, kakak nya, om, tantenya) sampai akhirnya sekarang bisa ada di depan altar. Rifky dan Debora ini perjuangannya hebat ya, antara Tangerang dan Rangkasbitung. Demi cinta.

Setiap kita pasti memperjuangkan apa yang kita yakini, termasuk di dalamnya memperjuangkan cinta kita. Tau gak yang saya takutkan? Iya bener setiap kita memperjuangkan cinta kita. Pada awalnya memang pasti begitu ... akan tetapi kelanjutannya bagaimana? Lupa ...

Entah kenapa disetiap obrolan sewaktu ada pasangan yang akan masuk dalam pernikahan, kebanyakan orang akan selalu berkata bagaimana? Yups, "Awas, ati-ati ... Nikah itu enaknya cuma enam bulan pertama saja ... Selebihnya mah ..."

Apa memang harus selalu begitu ya? Apa betul memperjuangkan cinta setelah menikah itu lebih sulit daripada ketika kali pertama kita jatuh cinta pada dia yang kita sayangi? Apa betul sulit untuk memperjuangkan semangat cinta mula-mula seperti Yakub yang berjuang untuk Rahel?

Saya mau mengajak kita untuk merenungkan dua hal saja di hari yang berbahagia untuk Rifky dan Debora, dan tentu saja bagi kita semua hari ini.
Yang pertama, selalu mengingat di dalam diri kita bahwa dia adalah orang yang telah memperjuangkanku dan begitu pula sebaliknya, aku adalah orang yang memperjuangkan dia. Dan akan begitu selalu untuk selamanya.
Saling memperjuangkan.
Semoga kita akan selalu mengingat hal itu setiap kali kita sedang marahan. Supaya marahannya jangan lama-lama. Mengingat bahwa semua yang kita lakukan adalah untuk memperjuangkan kehidupan keluarga kita.
Yang terakhir, cinta kasih itu satu kata atau dua kata?
Ini baru dapet dari kebaktian keluarga di rumah bung Roni kemarin dalam diskusi kita keluar istilah "cinta kasih". Lalu kita membahas, "cintakasih itu satu kata -gak ada spasinya- jangan dijadiin dua kata cinta dan kasih" ... Sampai ada yang ngomong sambil bercanda: "Kalau cinta kasih itu dua kata yang terpisah, saya kasih nya aja deh, cinta nya di luar sana". Haiz, tetap gak boleh. Cintakasih itu satu kata.

Kembali ke teks kita, ini hanya pemikiran saya aja ya pak bu ... bapak dan ibu boleh setuju boleh enggak setuju dengan pemikiran ini. Di Perjanjian Lama memang banyak kita temuka orang yang punya istri lebih dari satu. Tetapi jelas di Perjanjian Baru, terutama apa yang dikatakan Yesus di dalam Injil, Tuhan Yesus menetapkan kepada kita untuk kembali lagi ke Adam dan Hawa. Satu Adam untuk satu Hawa. Monogami.

Kita tahu Yakub akhirnya memiliki istri empat ... Akan tetapi coba lihat dalam perikop kita hari ini. Jika kita membaca keseluruhan perikop kita, kita menjadi tersadar bahwa sesuangguhnya Yakub itu hanya jatuh cinta pada Rahel. Saya sih kepikiran saja seandainya Yakub tidak "dikerjain" sama Laban, Yakub itu memang hanya mau dengan Rahel dan cukup dengannya saja.

Menetapkan satu cintakasih (satu kata, bukan dua kata) dan berjuang untuk membangun cintakasih kita bersama-sama ... Bukankah itu adalah tujuan pernikahan setiap kita sebagai orang percaya.

Jadi selamat meneruskan perjuangan untuk Rifky dan Debora. Ingat selalu bahwa dia adalah orang yang memperjuangkan kamu, aku adalah orang yang memperjuangkan dia, kami memperjuangkan cintakasih kami dari kemarin, hari ini dan selamanya.

Kejadian 29:20 | Memperjuangkanmu

memperjuangkanmu
Jadi bekerjalah Yakub tujuh tahun lamanya untuk mendapat Rahel itu, tetapi yang tujuh tahun itu dianggapnya seperti beberapa hari saja, karena cintanya kepada Rahel. (Kejadian 29:20)

Selamat untuk Rifky dan Debora. Hari ini apa yang telah diperjuangkan bersama-sama ternyata dibukakan jalannya dari Tuhan untuk membuka lembaran yang baru. Betul ya? Berjuangkan untuk sampai ada di sini sekarang. Saya percaya gak ada orang yang bisa sampai di jenjang pernikahan (dan seterusnya) tanpa mereka memperjuangkannya. Kalau dulu masih PDKTan, minimal berjuangnya kan lewat telepon ... minta nomer telp duluan. Syukur-syukur bisa sering ketemuan. Belum lagi menaklukkan keluarganya (bapak, ibu, adek, kakak nya, om, tantenya) sampai akhirnya sekarang bisa ada di depan altar. Rifky dan Debora ini perjuangannya hebat ya, antara Tangerang dan Rangkasbitung. Demi cinta.

Setiap kita pasti memperjuangkan apa yang kita yakini, termasuk di dalamnya memperjuangkan cinta kita. Tau gak yang saya takutkan? Iya bener setiap kita memperjuangkan cinta kita. Pada awalnya memang pasti begitu ... akan tetapi kelanjutannya bagaimana? Lupa ...

Entah kenapa disetiap obrolan sewaktu ada pasangan yang akan masuk dalam pernikahan, kebanyakan orang akan selalu berkata bagaimana? Yups, "Awas, ati-ati ... Nikah itu enaknya cuma enam bulan pertama saja ... Selebihnya mah ..."

Apa memang harus selalu begitu ya? Apa betul memperjuangkan cinta setelah menikah itu lebih sulit daripada ketika kali pertama kita jatuh cinta pada dia yang kita sayangi? Apa betul sulit untuk memperjuangkan semangat cinta mula-mula seperti Yakub yang berjuang untuk Rahel?

Saya mau mengajak kita untuk merenungkan dua hal saja di hari yang berbahagia untuk Rifky dan Debora, dan tentu saja bagi kita semua hari ini.
Yang pertama, selalu mengingat di dalam diri kita bahwa dia adalah orang yang telah memperjuangkanku dan begitu pula sebaliknya, aku adalah orang yang memperjuangkan dia. Dan akan begitu selalu untuk selamanya.
Saling memperjuangkan.
Semoga kita akan selalu mengingat hal itu setiap kali kita sedang marahan. Supaya marahannya jangan lama-lama. Mengingat bahwa semua yang kita lakukan adalah untuk memperjuangkan kehidupan keluarga kita.
Yang terakhir, cinta kasih itu satu kata atau dua kata?
Ini baru dapet dari kebaktian keluarga di rumah bung Roni kemarin dalam diskusi kita keluar istilah "cinta kasih". Lalu kita membahas, "cintakasih itu satu kata -gak ada spasinya- jangan dijadiin dua kata cinta dan kasih" ... Sampai ada yang ngomong sambil bercanda: "Kalau cinta kasih itu dua kata yang terpisah, saya kasih nya aja deh, cinta nya di luar sana". Haiz, tetap gak boleh. Cintakasih itu satu kata.

Kembali ke teks kita, ini hanya pemikiran saya aja ya pak bu ... bapak dan ibu boleh setuju boleh enggak setuju dengan pemikiran ini. Di Perjanjian Lama memang banyak kita temuka orang yang punya istri lebih dari satu. Tetapi jelas di Perjanjian Baru, terutama apa yang dikatakan Yesus di dalam Injil, Tuhan Yesus menetapkan kepada kita untuk kembali lagi ke Adam dan Hawa. Satu Adam untuk satu Hawa. Monogami.

Kita tahu Yakub akhirnya memiliki istri empat ... Akan tetapi coba lihat dalam perikop kita hari ini. Jika kita membaca keseluruhan perikop kita, kita menjadi tersadar bahwa sesuangguhnya Yakub itu hanya jatuh cinta pada Rahel. Saya sih kepikiran saja seandainya Yakub tidak "dikerjain" sama Laban, Yakub itu memang hanya mau dengan Rahel dan cukup dengannya saja.

Menetapkan satu cintakasih (satu kata, bukan dua kata) dan berjuang untuk membangun cintakasih kita bersama-sama ... Bukankah itu adalah tujuan pernikahan setiap kita sebagai orang percaya.

Jadi selamat meneruskan perjuangan untuk Rifky dan Debora. Ingat selalu bahwa dia adalah orang yang memperjuangkan kamu, aku adalah orang yang memperjuangkan dia, kami memperjuangkan cintakasih kami dari kemarin, hari ini dan selamanya.

Terimakasih sudah membaca renungan di blog ini. Sahabat dapat menerima renungan langsung melalui email dengan mendaftarkan email Sahabat di kotak subscribe. Tuhan memberkati selalu.


SUBSCRIBE OUR NEWSLETTER