Anak Belajar dari Apa yang Mereka Alami dalam Kehidupan Ini - Pdt. Gerry Atje

    Social Items


Kalau anak-anak banyak dikritik dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengutuk. 
Kalau anak-anak banyak mengalami permusuhan dalam kehidupannya, mereka akan belajar berseteru. 
Kalau anak-anak banyak mengalami ketakutan dalam kehidupannya, mereka akan belajar prihatin. 
Kalau anak-anak banyak dikasihani dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengasihani diri sendiri. 
Kalau anak-anak banyak dicemooh dalam kehidupannya, mereka akan belajar menjadi pemalu. 
Kalau anak-anak banyak mengalami kecemburuan dalam kehidupannya, mereka akan belajar iri hati. 
Kalau anak-anak banyak mengalami hal yang memalukan dalam kehidupannya, mereka akan belajar merasa bersalah. 

Kalau anak-anak banyak diberikan dorongan dalam kehidupannya, mereka akan belajar percaya diri. 
Kalau anak-anak merasakan toleransi dalam kehidupannya, mereka akan belajar sabar. 
Kalau anak-anak banyak dipuji dalam kehidupannya, mereka akan belajar menghargai. 
Kalau anak-anak merasa diterima dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengasihi.
Kalau anak-anak merasa didukung dalam kehidupannya, mereka akan belajar menyukai diri sendiri. 
Kalau anak-anakk merasa diakui dalam kehidupannya, mereka akan belajar bahwa mempunyai sasaran itu baik. 
Kalau anak-anak dibiasakan berbagi dalam kehidupannya, mereka akan belajar bermurah hati. 
Kalau anak-anak dibiasakan jujur dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengatakan yang sebenarnya. 
Kalau anak-anak merasakan keadilan dalam kehidupannya, mereka akan belajar bersikap adil. 
Kalau anak-anak banyak diberikan kemurahan dan pertimbangan dalam kehidupannya, mereka akan belajar menghormati. 
Kalau anak-anak merasa tenteram dalam kehidupannya, mereka akan belajar percaya kepada diri sendiri maupun orang-orang di sekeliling mereka. 
Kalau anak-anak merasakan persahabatan dalam kehidupannya, mereka akan belajar bahwa dunia ini tempat tinggal yang menyenangkan. 

Dorothy Law Nolte, Childern Learn What They Live, hlm. 6-8.

Anak Belajar dari Apa yang Mereka Alami dalam Kehidupan Ini


Kalau anak-anak banyak dikritik dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengutuk. 
Kalau anak-anak banyak mengalami permusuhan dalam kehidupannya, mereka akan belajar berseteru. 
Kalau anak-anak banyak mengalami ketakutan dalam kehidupannya, mereka akan belajar prihatin. 
Kalau anak-anak banyak dikasihani dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengasihani diri sendiri. 
Kalau anak-anak banyak dicemooh dalam kehidupannya, mereka akan belajar menjadi pemalu. 
Kalau anak-anak banyak mengalami kecemburuan dalam kehidupannya, mereka akan belajar iri hati. 
Kalau anak-anak banyak mengalami hal yang memalukan dalam kehidupannya, mereka akan belajar merasa bersalah. 

Kalau anak-anak banyak diberikan dorongan dalam kehidupannya, mereka akan belajar percaya diri. 
Kalau anak-anak merasakan toleransi dalam kehidupannya, mereka akan belajar sabar. 
Kalau anak-anak banyak dipuji dalam kehidupannya, mereka akan belajar menghargai. 
Kalau anak-anak merasa diterima dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengasihi.
Kalau anak-anak merasa didukung dalam kehidupannya, mereka akan belajar menyukai diri sendiri. 
Kalau anak-anakk merasa diakui dalam kehidupannya, mereka akan belajar bahwa mempunyai sasaran itu baik. 
Kalau anak-anak dibiasakan berbagi dalam kehidupannya, mereka akan belajar bermurah hati. 
Kalau anak-anak dibiasakan jujur dalam kehidupannya, mereka akan belajar mengatakan yang sebenarnya. 
Kalau anak-anak merasakan keadilan dalam kehidupannya, mereka akan belajar bersikap adil. 
Kalau anak-anak banyak diberikan kemurahan dan pertimbangan dalam kehidupannya, mereka akan belajar menghormati. 
Kalau anak-anak merasa tenteram dalam kehidupannya, mereka akan belajar percaya kepada diri sendiri maupun orang-orang di sekeliling mereka. 
Kalau anak-anak merasakan persahabatan dalam kehidupannya, mereka akan belajar bahwa dunia ini tempat tinggal yang menyenangkan. 

Dorothy Law Nolte, Childern Learn What They Live, hlm. 6-8.

Terimakasih sudah membaca artikel di blog ini. Sahabat dapat menerima artikel terbaru langsung melalui email dengan mendaftarkan email Sahabat di kotak subscribe. Tuhan memberkati selalu.


Load comments

Terima Renungan Terbaru Melalui Email